Foto Bugil Hot Spg Sabun Mandi

Foto Bugil Hot Spg Sabun Mandi Koleksi Foto Bugil Spg Sabun Mandi - SPG Sabung Mandi Foto Bugil -Ini benar-benar promosi produk yang terus terang apa adanya. Bagian pemasaran produk sabun madi gel asal Cina ini mungkin berpikiran, kalau sabun mandi agar cepat laku dan teruji kualitasnya, tentu sudah seharusnya dipraktekan langsung di hadapan calon konsumen. Karena itulah, tiga SPG yang mempromosikan sabun mandi gel inipun mendemontrasikan cara menggunakannya di hadapan para pengunjung pameran.


Tentu saja, yang namanya mandi pasti tidak memakai baju. Begitu juga ketiga SPG ini. Dengan handuk melilit kepala, mereka mempraktekannya dalam keadaan telanjang bulat layaknya orang mandi. Bahkan, ketiga SPG yang tidak malu-malu itu, meminta penonton untuk membantu menyemprotkan sabun gel ke tubuh mereka.

Malang, Bocah Ini Alergi Semua Jenis Makanan



Kue-kue manis, permen, biskut dan es krim mungkin terasa nikmat untuk anak-anak. Tapi tidak dengan Finlay Doolan. Bocah laki-laki berusia enam tahun ini menderita alergi makanan. Bukan hanya satu dua makanan, tapi semua makanan.

Ia menderita kondisi medis langka: eosinophilic esophagitis dan eosinophilic colitis. Gangguan peradangan di tenggorokan dan saluran pencernaan dari mulut ke lambung, yang membuatnya alergi terhadap apapun yang dikonsumsi.

Kondisi ini disebabkan karena tubuh memproduksi terlalu banyak sel darah putih (eosinofil) yang mengakibatkannya menumpuk di esophagus dan bereaksi terhadap makanan atau alergen.

Bukannya mencerna, eosinofil justru menyerang makanan sehingga melukai jaringan tubuh dan menyebabkan radang, inflamasi tenggorokan dan pada saluran cerna, bahkan memproduksi racun.

Bantuan Selang

Bocah malang ini didiagnosis menderita penyakit tersebut tiga tahun lalu. "Finlay hidup senormal mungkin seperti anak-anak lain seumurannya. Namun, ia seringkali merasa malu karena harus diberi makan dengan selang setiap tiga jam sekali," ucap Vicky, sang Ibunda seperti dikutip Daily Mail.

Sang ibu bersama suami, Jason mengatakan bahwa Finlay selalu berkata ngin makan dengan cara normal. Ia juga mengaku pernah mencoba memberi makanan kepada Finlay namun hal tersebut malah membuatnya sakit.

Sejak didiagnosis menderita gangguan langka tersebut, Vicky telah membawa Finlay keluar masuk Manchester Royal Children’s Hospital. Ia juga mengatakan tidak menemukan orang yang mengalami gangguan yang sama di daerah tempat ia tinggal.

Beruntung bagi Finlay, meski gangguan ini terus melekat pada dirinya, ia tetap bisa bermain-main dengan teman sebaya. Ia pergi ke sekolah, bermain Xbox, bercanda dengan saudara-saudara kandungnya, menonton televisi dan sebagainya.


Sumber: viva.co.id

10 Sosok Menyeramkan Disaat Wabah Zombie Menyerang Inggris

Ada baiknya kamu pipis terlebih dahulu sebelum melihat sosok menyeramkan ini, ya siapa tau jika kamu pipis dicelana akibat melihat penampakan yang sangat menyeramkan berikut.

Jika bicara soal zombie memang sangat menyeramkan. Bagaimana tidak, siapapun pasti takut dengan sosok mayat yang bisa berjalan ini. Namun rupanya justru ada sekelompok orang yang begitu mengidolakan zombie.

Lebih dari 2.100 orang berkumpul di kawasan Tulleys di Crawley, West Sussex, Inggris dan berharap bisa mencetak rekor dunia baru dengan berdandan ala zombie. Namun rekor mereka masih kalah jauh dari rekor yang pernah dicetak di Amerika Serikat dengan 4.000 orang bergaya ala zombie.

Seperti apa foto-foto ala zombie itu? Yang takut dengan zombie sepertinya harus siap-siap untuk takut. Hati-hati, siapa tahu tetangga rumahmu adalah zombie.... hiii serem!

1. Darah di Mana-Mana
Jika suster zombie di Inggris memilih kulit terkelupas dan darah yang membuat dandanan mereka semakin menyeramkan dan seakan ingin memakan kita, suster hantu di Indonesia justru lebih suka tampil seksi dan seakan ingin mengajak kita menggodanya.


Wah kira-kira suster hantu di Indonesia kan memakan otak juga tidak ya?

2. Keluarga Yang Sudah 'Meninggal'
Masih sama dengan ciri khas zombie pada umumnya yakni mata gelap dan kulit wajah yang pucat.


Pasangan ini benar-benar menyeramkan, terutama dengan kapak yang tertancap di kepalanya.

3. Kapak Menancap di Kepala
Mungkin terinspirasi dari gaya Just Married, pemuda ini malah memilih tulisan Just Dead.


Seakan belum lengkap, dengan tulisan berwarna merah darah, sebuah kapak jelas menancap di kepalanya. Meskipun hanya make up, tetap menyeramkan ya.

4. Memakan 'Tubuh' Manusia
Berdandan ala zombie tak lengkap jika tidak mengikuti ritual makan ala zombie.


Dan karena zombie, maka hiasan berbentuk tangan manusia yang terpenggal menjadi salah satu menu masakannya. Hmm, apakah masih selera makan ya?

5. Pencipta Wabah Zombie
Sang koordinator 'wabah zombie', Richie berdiri di samping salah satu zombie.


Meskipun gagal menjadi perkumpulan zombie terbanyak, namun angka 2.100 sudah membuat Richie sukses menggelar event zombie terbesar di Inggris.

6. Perkumpulan Ribuan Zombie
Hampir 2.100 orang dilaporkan menjadi zombie dalam acara yang hendak memecahkan rekor dunia ini.


Seandainya jika memang betul zombie, ini pasti akan menyeramkan bagi seluruh Inggris.

7. Mayat Hidup
Totalitas setiap talent berdandan ala zombie ini wajib diacungi jempol. Efek seram yang ditimbulkan benar-benar sesuatu yang sangat sempurna.

Mayat Hidup

Lagi pula siapa yang tidak kaget jika ada seseorang dalam kondisi seperti ini?

8. Bangkit Dari Kematian
Apabila semasa hidup seseorang dikenal dengan penampilan wajah yang memukau, tapi tidak untuk zombie.


Dengan kulit wajah terkelupas dan darah, make up yang luar biasa!

9. Pisau Tembus Kepala
Kematian itu bermacam-macam, namun alasan meninggal karena kepala tertembus pisau menjadi salah satu yang paling di favoritkan.

Pisau Tembus Kepala

Meskipun hanya make up, tapi pisau ini tampak begitu mengerikan ya.

10. Gadis Menakutkan
Kulit putih pucat, mata smoke gelap merupakan ciri utama yang harus kalian perhatikan jika bertemu dengan zombie.


Apalagi jika zombie seperti kedua gadis ini, lengkap dengan darahnya.

WALLPAPER HOT

Cerita SEX - Asyiknya Bercinta Dengan Ayah Mertuaku



Nama aku Indah dan berumur 19 tahun. Sudah 1 tahun aku bernikah dengan seorang lelaki yang bernama Anang . Aku masih tidak dikurniakan dengan cahaya mata. Suamiku Anang ialah seorang ahli perniagaan. Dia sering outstation. Aku sering di rumah keseorangan. Bapa mertuaku sering mengunjungi rumahku. Kebiasaannya dia datang semasa suamiku di rumah.

Pada suatu petang Bapa mertuaku berkunjung semasa Anang pergi outstation. Bapa saja nak tengok kaulah Nab jawab bapa mertuaku ku. Selepas makan bapa mertuakuku berehat di hall. Sewaktu itu bapa mertuaku memakai kain sarong saja. Sambil berbual bual terselak kain bapa mertuaku aku. Aku ternampak anu bapa mertuaku ku. Bapa mertuaku buat tak tau saja. Anu bapa mertuaku nampaknya berada di dalam keadaan yang sungguh tegang. Itulah yang membuat ku tak dapat nak control nafsu. Lebih lebih lagi aku baru saja bersih dari darah bulan dan tak sempat didatangi oleh suami ku. Sungguh mendidih darah ku pada waktu itu.
Aku rasa anu bapa mertuaku tu jadi tegang sebab dia asyik perhatikan pakaian ku. Aku hanya mengenakan pakaian gown malam tanpa apa apa pun di dalam, maklumlah cuaca begitu panas. Saiz buah dadaku yang berukuran 36D sudah pasti telah mencuit hati bapa mertuaku. Patutlah semasa aku menghidangkan makanan, bapa mertuaku asyik merenungi lurah di gown ku.
Dengan tidak dapat menahan nafsu, aku terus menuju ke bilikku dan meninggalkan bapa mertuaku di hall untuk menonton berita jam lapan. Desakan nafsu ku yang meluap luap itu telah telah menyebabkan aku kelam kabut mengejar tilam untuk segera melayan denyutan kelentit ku. Setiba di dalam bilik, aku pun terus humbankan badan di katil dan aku selak gaun tidor ku hingga ke paras dada. Kesemua bahagian di bawah paras dada ku terdedah tanpa seurat benang.
Aku mengangkang seluas yang mungkin dan mulalah bermain dengan biji kelintit ku. Alangkah bahagianya kalau Anang mempunyai konek begitu besar seperti bapa mertuaku ku. Aku terus leka dibuai hayalan yang sebegitu rupa. Rupa rupanya pintu bilik ku tadi bukan saja tidak ku kunci malahan ianya ternganga luas. Tanpa ku sedari, bapa mertuaku aku telah mengekori jejak perjalanan ku ke dalam bilik. Ketika aku sedang leka melayani denyutan nafsu, dia dengan jelasnya dapat mengintai segala tingkah laku aku. 15 minit kemudian, aku terdengar suara bapa mertuaku ku memanggil manggil nama ku. Laungan tersebut telah menyekat kemaraan nafsu ku. Pantas aku mengalihkan pandangan ke arah pintu bilek. Berderau darah ku melihatkan bapa mertuaku ku sedang berdiri di situ. Sebatang tubuh lelaki tua yang berkulit hitam legam sedang bertelanjang bulat di situ.
Tangan kanannya sedang kemas mengenggam anunya yang sudah keras terpacak. Aku amat pasti bahawa lelaki itu ialah bapa mertuaku aku sendiri. Aku berkeadaan serba terkejut. Aku jadi kaku dan buntu dengan tanganku masih lagi melekat pada menjari kelentit ku. Pantas dia bertindak untuk meraih kesempatan terhadap kebinggungan ku itu. Dia terus menerpa dan mencelapak kangkangku yang sudah sedia terbuka luas.
Mulutnya pula telah berjaya menyusukan puting tetek ku. Tangan ku yang tadinya melindungi kangkang ku, kini segera beralih ke arah tetek ku untuk menyekat perbuatannya itu. Sebaik saja itu berlaku, anu bapa mertuaku aku pun mudahlah menyelinapkan zina ke dalam tubuh ku. Tangan ku cuba untuk menyekat kemaraan anunya. Namun tangan bapa mertuaku ku segera memantau pergerakkan tangan ku.
Akhirnya terpaksalah aku berbaring mengangkang sebegitu saja tanpa sebarang upaya untuk mempamirkan tentangan. Melihatkan keadaan ku yang sudah pasrah, maka dia pun mulalah menghenjut ku dengan rakus. Dari gelagat keganasannya itu, jelaslah bahawa selama ini dia memang geram terhadap kangkang aku. Bebanan dendam nafsunya bagaikan sulaan yang giat menghukumi tapak zuriat ku yang subur itu. Akal ku cuba agar tidak memperindahkan kesedapan anu bapa mertuaku aku tu. Namun nafsu ku sukar untuk menafikan keinginan terhadap anu bapa mertuaku ku.
Kehadirannya di dalam perut ku amat ketara ku rasakan. Malahan kesan penangan yang sebegitulah yang selama ini ku berahikan. Semakin lama semakin pasrah aku zahir dan batin. Seluruh jiwa raga ku mulai kecundang terhadap tuntutan zina yang maha sedap itu. Tanpa segan silu mulutku tak putus putus merengetkan bahasa nafsu. Pengakuan tentang kehebatan anu bapa mertuaku aku tu sentiasa meniti di bibirku. Hitungan dosa dan penyesalan telah ku humban jauh dari pertimbangan ku.
Bapa mertuaku aku pula sejak dari awal awal tadi begitu tekun membajak telaga bunting ku. Kesuburan ladang zuriat aku digemburi dengan sebaik mungkin. Jelaslah bahawa suami ku sendiri gagal menandingi kemampuan bapa mertuaku aku. Mungkin sebab itulah dia gagal menghamilkan aku. Setelah cukup rata membajak, maka bapa mertuaku aku pun mulalah menyemburkan benih zuriatnya ke dalam perut aku. Terbeliak biji mataku mengharungi kesedapan setiap pancutan yang dilakukannya.
Kepanasan cecair benih bapa mertuaku aku tu ku sambut dengan ledakan nafsu ku sendiri. Mengelupur seluruh tubuh ku untuk menikmati tadahan benih benih zuriat yang cukup banyak tersemai di dalam rahim ku. Selepas itu kami sama sama terdampar keletihan setelah mengharungi kepuasan bersama. Bertelanjang bulat kami tidur berpelukan hingga ke pagi. Tengahhari esoknya sekali lagi bapa mertuaku ku menyemai benih yang mampu membuncitkan perut aku.
Kali ini dia menghenjut aku bagi tempoh yang lebih lama dari semalam. Malahan cecair benihnya juga adalah lebih lebat lagi. Hampir seminit aku terpaksa menadah perahan nafsunya. Ketika itulah juga talipon berdering. Aku tau ianya adalah panggilan dari suami ku. Namun kesedapan yang sedang ku nikmati itu telah mendesak aku supaya terus memerah saki baki air benih bapa mertuaku aku tu. Setelah pasti segalanya sudah kering, maka barulah aku bertindak untuk mencapai gagang talipon. Dengan bertelanjang bulat aku berkejar ke ruang tamu. Itu pun setelah lebih seminit ianya berdering. bapa mertuaku aku juga turut mengekori dari belakang dan dengan juga tanpa seurat benang.
Aku berdiri sambil berbual dengan suami ku. Ketika itu jugalah air mani bapa mertuaku aku mula meleleh membasahi peha ku. Lopak air mani yang terkumpul pada pangkal peha ku pula adalah lebih ketara. Saki baki kehangatannya juga masih lagi terasa. Baunya pula cukup kuat hinggakan aku yang sedang berdiri pun boleh menghidunya. Suami ku memberitahu bahawa dia akan terus ke Sarawak dan akan berada di sana selama sebulan setengah. Bapa mertuaku aku bukan main meleret senyumannya apabila dengarkan kabar tersebut.
Aku pula jadi serba salah kerana selama tempoh itu kelak aku akan bakal ditiduri oleh seorang lelaki tua yang hitam legam lagi tidak kacak. Memang pun selama tempoh tersebut bapa mertuaku aku tu telah kerjakan aku dengan secukup cukupnya. Malahan aku terbelenggu di bawah kongkongannya. Dia benar benar marah apabila aku meminta izin untuk ke klinik bagi mendapatkan pil pencegah kehamilan. Aku tergamam kerana bapa mertuaku aku memang berhasrat untuk membiarkan aku menanggung bunting melalui penzinaan kami itu.
Mulai saat itu, bapa mertuaku aku tidak lagi membenarkan aku keluar rumah. Kesangsiannya memang tepat. Jika berpeluang memang pasti aku akan ke klinik bagi tujuan yang bertentangan dengan kehendaknya. Untuk memastikan hajat aku tidak tercapai, bapa mertuaku aku telah merampas kesemua pakaian aku dan menyimpannya di dalam tempat yang terkunci rapi.
Ianya termasuklah kasut, setokin dan tuala. Oleh kerana tidak lagi memiliki sebarang pakaian, maka terpaksalah aku berbogel sehari suntuk. Bila selalu tubuh muda aku terpamir, maka selalulah anu tua nya tu keras menegang. Memang tak sempat kering bulu kangkang ku, kerapnya dia menyemai benih budak ke dalam perut aku.
Walaupun aku tidak rela menagggung akibatnya, namun aku mulai menagihi cetusan nikmat yang maha hebat itu. Akhirnya genap sebulan berlalu, dan bapa mertuaku aku tersenyum gembira sambil mengosok gosok perut ku. Beberapa bulan kemudian aku mulai muntah muntah. Tak lama selepas itu kesan membuncit di perut ku semakin ketara. Budak yang membesar di dalam perut ku itu adalah bukti penghasilan zina yang amat jelas.
Dari masa ke masa, terutama ketika suami ku kerja oustation, pasti bapa mertuaku ku datang menemani tidur ku. Semakin buncit perut aku, semakin bernafsu dia terhadap aku. Rupa rupanya dia memang jenis yang cenderung mendatangi wanita bunting. Memang masa tu aku kena penangan yang lebih teruk lagi dari sebelumnya. Kangkang aku pun sampai terasa sengal dan melecup dibuatnya.
Namun semakin teruk semakin gila kocakan nafsu ku sendiri. Sedang dia rancak menhenjut aku, dia sempat berjanji untuk berusaha memastikan aku bunting lagi selepas bersalin nanti. Masa tengah sedap tu aku bagaikan kerbau ditarik hidung saja. Aku mengangguk angguk kepala sebagai tanda menyetujuinya. Setelah agak lama merasai penangan yang sebegitu hebat, tentulah aku gagal puas dengan aksi suami ku sendiri.
Hanya kehadiran bapa mertuaku ku saja yang mampu menjanjikan kepuasan mutlak. Terutama jika ku di dalam keadaan berbadan dua. burit aku kini dipenuh benih nya. lubang burit ku kini luas namum bapak mertua tidak puas merodoknya. ni no ht aku xxx xxxxx (nombor betul aku) aku ingin bermain tiga batang pelir sekali, di jubur, burit dan mulut sekali.

Nama aku Indah dan berumur 18 tahun. Sudah 1 tahun aku bernikah dengan seorang lelaki yang bernama Anang. Aku masih tidak dikurniakan dengan cahaya mata. Suamiku Anang ialah seorang ahli perniagaan. Dia sering outstation. Aku sering di rumah keseorangan. Bapa mertuaku sering mengunjungi rumahku. Kebiasaannya dia datang semasa suamiku di rumah.
Pada suatu petang Bapa mertuaku berkunjung semasa Anang pergi outstation. Bapa saja nak tengok kaulah Nab jawab bapa mertuaku ku. Selepas makan bapa mertuakuku berehat di hall. Sewaktu itu bapa mertuaku memakai kain sarong saja. Sambil berbual bual terselak kain bapa mertuaku aku. Aku ternampak anu bapa mertuaku ku. Bapa mertuaku buat tak tau saja. Anu bapa mertuaku nampaknya berada di dalam keadaan yang sungguh tegang. Itulah yang membuat ku tak dapat nak control nafsu. Lebih lebih lagi aku baru saja bersih dari darah bulan dan tak sempat didatangi oleh suami ku. Sungguh mendidih darah ku pada waktu itu.
Aku rasa anu bapa mertuaku tu jadi tegang sebab dia asyik perhatikan pakaian ku. Aku hanya mengenakan pakaian gown malam tanpa apa apa pun di dalam, maklumlah cuaca begitu panas. Saiz buah dadaku yang berukuran 36D sudah pasti telah mencuit hati bapa mertuaku. Patutlah semasa aku menghidangkan makanan, bapa mertuaku asyik merenungi lurah di gown ku.
Dengan tidak dapat menahan nafsu, aku terus menuju ke bilikku dan meninggalkan bapa mertuaku di hall untuk menonton berita jam lapan. Desakan nafsu ku yang meluap luap itu telah telah menyebabkan aku kelam kabut mengejar tilam untuk segera melayan denyutan kelentit ku. Setiba di dalam bilik, aku pun terus humbankan badan di katil dan aku selak gaun tidor ku hingga ke paras dada. Kesemua bahagian di bawah paras dada ku terdedah tanpa seurat benang.
Aku mengangkang seluas yang mungkin dan mulalah bermain dengan biji kelintit ku. Alangkah bahagianya kalau Anang mempunyai konek begitu besar seperti bapa mertuaku ku. Aku terus leka dibuai hayalan yang sebegitu rupa. Rupa rupanya pintu bilik ku tadi bukan saja tidak ku kunci malahan ianya ternganga luas. Tanpa ku sedari, bapa mertuaku aku telah mengekori jejak perjalanan ku ke dalam bilik. Ketika aku sedang leka melayani denyutan nafsu, dia dengan jelasnya dapat mengintai segala tingkah laku aku. 15 minit kemudian, aku terdengar suara bapa mertuaku ku memanggil manggil nama ku. Laungan tersebut telah menyekat kemaraan nafsu ku. Pantas aku mengalihkan pandangan ke arah pintu bilek. Berderau darah ku melihatkan bapa mertuaku ku sedang berdiri di situ. Sebatang tubuh lelaki tua yang berkulit hitam legam sedang bertelanjang bulat di situ.
Tangan kanannya sedang kemas mengenggam anunya yang sudah keras terpacak. Aku amat pasti bahawa lelaki itu ialah bapa mertuaku aku sendiri. Aku berkeadaan serba terkejut. Aku jadi kaku dan buntu dengan tanganku masih lagi melekat pada menjari kelentit ku. Pantas dia bertindak untuk meraih kesempatan terhadap kebinggungan ku itu. Dia terus menerpa dan mencelapak kangkangku yang sudah sedia terbuka luas.
Mulutnya pula telah berjaya menyusukan puting tetek ku. Tangan ku yang tadinya melindungi kangkang ku, kini segera beralih ke arah tetek ku untuk menyekat perbuatannya itu. Sebaik saja itu berlaku, anu bapa mertuaku aku pun mudahlah menyelinapkan zina ke dalam tubuh ku. Tangan ku cuba untuk menyekat kemaraan anunya. Namun tangan bapa mertuaku ku segera memantau pergerakkan tangan ku.
Akhirnya terpaksalah aku berbaring mengangkang sebegitu saja tanpa sebarang upaya untuk mempamirkan tentangan. Melihatkan keadaan ku yang sudah pasrah, maka dia pun mulalah menghenjut ku dengan rakus. Dari gelagat keganasannya itu, jelaslah bahawa selama ini dia memang geram terhadap kangkang aku. Bebanan dendam nafsunya bagaikan sulaan yang giat menghukumi tapak zuriat ku yang subur itu. Akal ku cuba agar tidak memperindahkan kesedapan anu bapa mertuaku aku tu. Namun nafsu ku sukar untuk menafikan keinginan terhadap anu bapa mertuaku ku.
Kehadirannya di dalam perut ku amat ketara ku rasakan. Malahan kesan penangan yang sebegitulah yang selama ini ku berahikan. Semakin lama semakin pasrah aku zahir dan batin. Seluruh jiwa raga ku mulai kecundang terhadap tuntutan zina yang maha sedap itu. Tanpa segan silu mulutku tak putus putus merengetkan bahasa nafsu. Pengakuan tentang kehebatan anu bapa mertuaku aku tu sentiasa meniti di bibirku. Hitungan dosa dan penyesalan telah ku humban jauh dari pertimbangan ku.
Bapa mertuaku aku pula sejak dari awal awal tadi begitu tekun membajak telaga bunting ku. Kesuburan ladang zuriat aku digemburi dengan sebaik mungkin. Jelaslah bahawa suami ku sendiri gagal menandingi kemampuan bapa mertuaku aku. Mungkin sebab itulah dia gagal menghamilkan aku. Setelah cukup rata membajak, maka bapa mertuaku aku pun mulalah menyemburkan benih zuriatnya ke dalam perut aku. Terbeliak biji mataku mengharungi kesedapan setiap pancutan yang dilakukannya.
Kepanasan cecair benih bapa mertuaku aku tu ku sambut dengan ledakan nafsu ku sendiri. Mengelupur seluruh tubuh ku untuk menikmati tadahan benih benih zuriat yang cukup banyak tersemai di dalam rahim ku. Selepas itu kami sama sama terdampar keletihan setelah mengharungi kepuasan bersama. Bertelanjang bulat kami tidur berpelukan hingga ke pagi. Tengahhari esoknya sekali lagi bapa mertuaku ku menyemai benih yang mampu membuncitkan perut aku.
Kali ini dia menghenjut aku bagi tempoh yang lebih lama dari semalam. Malahan cecair benihnya juga adalah lebih lebat lagi. Hampir seminit aku terpaksa menadah perahan nafsunya. Ketika itulah juga talipon berdering. Aku tau ianya adalah panggilan dari suami ku. Namun kesedapan yang sedang ku nikmati itu telah mendesak aku supaya terus memerah saki baki air benih bapa mertuaku aku tu. Setelah pasti segalanya sudah kering, maka barulah aku bertindak untuk mencapai gagang talipon. Dengan bertelanjang bulat aku berkejar ke ruang tamu. Itu pun setelah lebih seminit ianya berdering. bapa mertuaku aku juga turut mengekori dari belakang dan dengan juga tanpa seurat benang.
Aku berdiri sambil berbual dengan suami ku. Ketika itu jugalah air mani bapa mertuaku aku mula meleleh membasahi peha ku. Lopak air mani yang terkumpul pada pangkal peha ku pula adalah lebih ketara. Saki baki kehangatannya juga masih lagi terasa. Baunya pula cukup kuat hinggakan aku yang sedang berdiri pun boleh menghidunya. Suami ku memberitahu bahawa dia akan terus ke Sarawak dan akan berada di sana selama sebulan setengah. Bapa mertuaku aku bukan main meleret senyumannya apabila dengarkan kabar tersebut.
Aku pula jadi serba salah kerana selama tempoh itu kelak aku akan bakal ditiduri oleh seorang lelaki tua yang hitam legam lagi tidak kacak. Memang pun selama tempoh tersebut bapa mertuaku aku tu telah kerjakan aku dengan secukup cukupnya. Malahan aku terbelenggu di bawah kongkongannya. Dia benar benar marah apabila aku meminta izin untuk ke klinik bagi mendapatkan pil pencegah kehamilan. Aku tergamam kerana bapa mertuaku aku memang berhasrat untuk membiarkan aku menanggung bunting melalui penzinaan kami itu.
Mulai saat itu, bapa mertuaku aku tidak lagi membenarkan aku keluar rumah. Kesangsiannya memang tepat. Jika berpeluang memang pasti aku akan ke klinik bagi tujuan yang bertentangan dengan kehendaknya. Untuk memastikan hajat aku tidak tercapai, bapa mertuaku aku telah merampas kesemua pakaian aku dan menyimpannya di dalam tempat yang terkunci rapi.
Ianya termasuklah kasut, setokin dan tuala. Oleh kerana tidak lagi memiliki sebarang pakaian, maka terpaksalah aku berbogel sehari suntuk. Bila selalu tubuh muda aku terpamir, maka selalulah anu tua nya tu keras menegang. Memang tak sempat kering bulu kangkang ku, kerapnya dia menyemai benih budak ke dalam perut aku.
Walaupun aku tidak rela menagggung akibatnya, namun aku mulai menagihi cetusan nikmat yang maha hebat itu. Akhirnya genap sebulan berlalu, dan bapa mertuaku aku tersenyum gembira sambil mengosok gosok perut ku. Beberapa bulan kemudian aku mulai muntah muntah. Tak lama selepas itu kesan membuncit di perut ku semakin ketara. Budak yang membesar di dalam perut ku itu adalah bukti penghasilan zina yang amat jelas.
Dari masa ke masa, terutama ketika suami ku kerja oustation, pasti bapa mertuaku ku datang menemani tidur ku. Semakin buncit perut aku, semakin bernafsu dia terhadap aku. Rupa rupanya dia memang jenis yang cenderung mendatangi wanita bunting. Memang masa tu aku kena penangan yang lebih teruk lagi dari sebelumnya. Kangkang aku pun sampai terasa sengal dan melecup dibuatnya.
Namun semakin teruk semakin gila kocakan nafsu ku sendiri. Sedang dia rancak menhenjut aku, dia sempat berjanji untuk berusaha memastikan aku bunting lagi selepas bersalin nanti. Masa tengah sedap tu aku bagaikan kerbau ditarik hidung saja. Aku mengangguk angguk kepala sebagai tanda menyetujuinya. Setelah agak lama merasai penangan yang sebegitu hebat, tentulah aku gagal puas dengan aksi suami ku sendiri.
Hanya kehadiran bapa mertuaku ku saja yang mampu menjanjikan kepuasan mutlak. Terutama jika ku di dalam keadaan berbadan dua. burit aku kini dipenuh benih nya. lubang burit ku kini luas namum bapak mertua tidak puas merodoknya. ni no ht aku xxx xxxxx (nombor betul aku) aku ingin bermain tiga batang pelir sekali, di jubur, burit dan mulut sekali.

Bintang Porno yang cantik sedunia

Bintang porno sedunia klo dibuat kontes siapa ya yang paling cantik. Ini dia jawabannya (menurut saya) menurut anda, ya terserah anda :

Langsung di simak gan :



1. FAYE REAGAN

2. JENNA JAMESON


3. SUNNY LEONE


4. LACEY DUVALLE


5. ISIS TAYLOR
http://kepoo.biz/


6. SHASA GREY


7. ASHLYNN BROKE


8. STOYA


9. TERA PATRICK


10. Dan inilah Juaranya MARIA OZAWA

Mau Coba Wiski Halal ?




Amerika mengembangkan minuman penghangat badan ini, sebuah perusahaan penyulingan wiski yang berbasis di Florida, Amerika Serikat, Scottish Spirit Ltd, mencoba terobosan baru.


Mereka menciptakan wiski bebas alkohol. Wiski itu diberi nama ArKay dan diklaim tidak mengandung alkohol, namun rasanya tetap sama dengan wiski pada umumnya.


ArKay dinyatakan halal karena sudah mengantungi label halal dari The Islamic Food & Nutrition Council of Amerika. Ada tertera label halal, sehingga ArKay bisa dipasarkan keberbagai belahan dunia, termasuk negara-negara Asia dan Timur Tengah yang mayoritas penduduknya muslim.



Memang ada pro kontra dengan hadirnya wiski bebas alkohol ini. Glend Chapman, anggota Scotch Whisky Association, AS sempat mengatakan sepertinya mustahil ada wiski tanpa kandungan alkohol. “ Asosiasi kami justru meragukan bahwa ArKay hanya melakukan eksploitasi terhadap reputasi wiski dengan melakukan provokasi pemasaran yang tidak bertanggung jawab, yakni dengan mengatakan wiski bebas alkohol,” paparnya.


Ditambahkan Chapman, wiski merupakan minuman yang sudah lama keberadaannya, baik di Amerika maupun Eropa. “Wiski merupakan hasil ramuan sederhana, yakni campuran air dengan tanaman barley. Kemudian diproses melalui penyulingan, lantas diendapkan atau disimpan bertahun-tahun dalam tong kayu ek. Penyimpanan inilah yang menyebabkan terjadinya proses fragmentasi sehingga menghasilkan kandungan alkohol,” jelasnya.


Arkay yang dibuat di Florida diproduksi pabrik-pabrik di Panama, Amerika Selatan. Dibuat dari campuran air dan sejumlah bahan kimia, seperti perasa dan pewarna. Minuman yang telah mengantungi label halal ini pun sudah mulai dipasarkan ke seluruh dunia sejak 1 Desember 2011 lalu.
Penjualan ArKay mendapat sambutan dari masyarakat. Di Inggris ArKay dipasarkan dengan harga 4 pounsterling per kalengnya ( setara Rp.54 ribu), dan 10 pounsterling (setara Rp.147 ribu) per botol. 


Kekhawatiran lainnnya adalah ketika ArKay mulai dipasarkan di Indonesia, apakah minuman wiski ini bisa diterima meski sudah mendapat cap halal?


Sumber: id.berita.yahoo.com
Copyright 2011. All rights reserved.